Senin, 24 April 2017

Seseorang Itu




'Seseorang itu'

Aku
Dan aku dengan seseorang itu
Adalah fajar yang menjelma haru di langit biru
Yang menitikkan embun pada pucuk -pucuk layu
Yang menumpahkan asa pada celah-celah kayu
Lalu ia pun berlalu
Menjadi siang kerontang yang berdebu

Aku
Dan aku dengan seseorang itu
Adalah senja yang menjelma kelam di malam syahdu
Yang disambut indah purnama sendu
Yang berkawankan bintang-gemintang nan membisu
Lalu ia pun berlalu
Menjadi dini hari yang membuatku membeku

Tapi, seketika
Angin utara menyampaikan untukku sebuah doa
Tentang harapan pada mekarnya kuncup bunga
Merekah indah, juga bersahaja

Aku juga dibisikinya selarik rindu
Sambil berkata, bahwa hidupku pun tak hanya tentang aku
Tak hanya tentang seseorang itu
Tapi tentang sejuta cinta yang tercurah untuk hatiku yang satu

Lalu, sang waktu yang senantiasa bersamaku
Menemui angin utara yang rajin menyentuh pipiku
Berujarlah ia, "Bangunkanlah gadis yang terlelap"
Dan angin pun setuju
Ia membangunkanku, membantu kakiku berdiri satu-persatu

Pada akhirnya, sang waktu melakukan tugasnya
Ia pun membuatku lupa
Tentang siapakah ia
Seseorang itu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar